Review Film Kingdom: Zombie Joseon Paling Epik

Review Film Kingdom: Zombie Joseon Paling Epik

Review Film Kingdom: Zombie Joseon Paling Epik. Kingdom (킹덤) yang tayang pertama kali di Netflix pada Januari 2019 langsung menjadi salah satu serial zombie paling epik dan berpengaruh dalam sejarah drama Korea. Karya sutradara Kim Seong-hun dan penulis Kim Eun-hee ini berhasil menggabungkan elemen zombie apocalypse dengan latar belakang sejarah Joseon, politik istana, dan intrik kekuasaan. Dengan rating 94% di Rotten Tomatoes (kritikus) dan 89% dari penonton, serta skor 8.3/10 di IMDb, Kingdom bukan hanya sukses komersial—ia juga mengubah persepsi global bahwa zombie story bisa sangat cerdas, megah, dan punya kedalaman narasi. Dua musim utama plus film spesial “Ashin of the North” membuatnya jadi salah satu serial Netflix paling ikonik dari Korea. REVIEW FILM

Kekuatan Narasi dan Setting Joseon yang Unik: Review Film Kingdom: Zombie Joseon Paling Epik

Cerita berpusat pada Pangeran Lee Chang (Ju Ji-hoon) yang berusaha mengungkap misteri kematian ayahnya, Raja Joseon, di tengah wabah zombie misterius yang menyebar cepat. Wabah ini ternyata bukan penyakit biasa, melainkan bagian dari konspirasi politik untuk merebut tahta. Dari sini, serial berubah menjadi perpaduan sempurna antara survival zombie, drama istana, dan thriller politik. Yang membuat Kingdom beda dari zombie story lain adalah setting Joseon abad ke-16. Pakaian hanbok, pedang katana, arsitektur istana, dan hierarki sosial yang kaku menjadi latar belakang unik untuk cerita zombie. Adegan zombie berlarian di sawah salju, serbuan malam hari di desa, dan pertempuran di istana Gyeongbokgung terasa sangat megah dan berbeda dari zombie modern biasa. Kritik sosialnya juga tajam: kesenjangan kelas, korupsi pejabat, dan ketidakadilan terhadap rakyat jelata ditampilkan tanpa basa-basi.

Performa Aktor dan Produksi Kelas Dunia: Review Film Kingdom: Zombie Joseon Paling Epik

Ju Ji-hoon sebagai Pangeran Lee Chang memberikan penampilan karismatik dan penuh emosi—dari pangeran yang dingin dan skeptis menjadi pemimpin yang rela berkorban demi rakyat. Bae Doona sebagai Seo-bi (tabib wanita) membawa karakter yang kuat, cerdas, dan penuh rasa kemanusiaan. Kim Sang-ho sebagai Moo-yeong (pengawal setia) dan Ryu Seung-ryong sebagai Raja Palsu memberikan kedalaman yang luar biasa. Produksi serial ini kelas dunia: sinematografi Kim Jin-min sangat memukau dengan penggunaan cahaya alami, kabut pagi, dan warna dingin yang mendominasi. Desain zombie-nya sangat realistis—gerakan cepat, agresif, tapi tetap terasa seperti manusia yang kehilangan akal. Sound design dan scoring karya Kim Tae-seong dengan gugak (musik tradisional Korea) yang diaransemen modern membuat suasana semakin mencekam. Set istana, kostum hanbok, dan efek visual zombie semuanya terasa sangat mewah dan autentik.

Warisan dan Pengaruh Global

Kingdom bukan hanya serial zombie—ia jadi fenomena global yang membuka pintu lebih lebar bagi konten Korea di Netflix. Serial ini berhasil menarik penonton Barat yang biasanya tidak tertarik drama Korea karena menggabungkan genre zombie yang universal dengan setting sejarah yang eksotis. Adegan-adegan ikonik seperti zombie berlarian di salju malam hari, atau serbuan di istana, masih sering dibahas di forum dan media sosial. Serial ini juga memicu gelombang zombie Korea lain seperti All of Us Are Dead dan Happiness, serta memperkuat posisi Netflix sebagai platform utama K-content. Banyak kritikus menyebut Kingdom sebagai “Game of Thrones versi zombie Korea” karena intrik politik dan produksi megahnya.

Kesimpulan

Kingdom pantas disebut sebagai zombie Joseon paling epik sepanjang masa. Dengan narasi yang cerdas, kritik sosial tajam, performa aktor luar biasa, dan produksi kelas dunia, serial ini berhasil menciptakan pengalaman zombie yang unik dan tak terlupakan. Ju Ji-hoon, Bae Doona, dan Ryu Seung-ryong memberikan penampilan yang sangat kuat, sementara setting Joseon membuat cerita terasa segar dan berbeda dari zombie story biasa. Jika Anda mencari zombie movie dengan aksi cepat dan gore berlebihan, mungkin akan terasa lambat. Tapi jika Anda siap menikmati thriller politik yang dibalut wabah zombie, Kingdom adalah pilihan tepat. Bagi penggemar K-drama dan zombie genre, serial ini wajib ditonton—dan bagi yang sudah menonton berkali-kali, setiap ulang tahun rilisnya tetap terasa seperti pengingat bahwa horor terbaik datang dari cerita manusia. Kingdom bukan sekadar serial zombie—ia adalah mahakarya yang mengubah cara dunia melihat K-content. Layak ditonton sekali seumur hidup, tapi efeknya bertahan selamanya.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *